EMGA Peroleh Pinjaman Senior USD 15 Juta untuk CDB

EMGA

EMGA Amankan Fasilitas Pinjaman Senior USD 15 Juta untuk CDB di Sri Lanka
Pendanaan Baru Dorong Pembiayaan UKM dan Penguatan Ekonomi Berkelanjutan

Emerging Markets Global Advisory LLP (EMGA) berhasil merampungkan fasilitas pinjaman senior senilai USD 15 juta untuk Citizens Development Business Finance PLC (CDB) di Sri Lanka. Transaksi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor keuangan negara tersebut sekaligus mendukung agenda pertumbuhan berkelanjutan, khususnya pada pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM).

Baca Juga “Accsys Technologies terbitkan 3 juta saham untuk konversi bunga pinjaman

Kesepakatan ini juga mempertegas peran EMGA dalam menyediakan solusi pendanaan di pasar negara berkembang. Fasilitas tersebut disalurkan melalui kerja sama dengan Swedfund, lembaga pembiayaan pembangunan milik pemerintah Swedia yang berfokus pada investasi berdampak jangka panjang.

EMGA Perkuat Komitmen Pendanaan di Pasar Berkembang

EMGA menegaskan bahwa transaksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan mereka terhadap Sri Lanka. Pendanaan tersebut diarahkan untuk membantu CDB memperluas akses pembiayaan bagi UKM serta mengembangkan portofolio pembiayaan hijau yang berorientasi pada keberlanjutan.

CDB sebagai lembaga keuangan nonbank di Sri Lanka memiliki fokus pada pembiayaan inklusif, inovasi digital, serta pengembangan sektor usaha kecil. Dukungan pendanaan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas perusahaan dalam menyalurkan kredit produktif di tengah pemulihan ekonomi negara tersebut.

Kutipan Pihak EMGA, CDB, dan Swedfund

Managing Director/CEO CDB, Mahesh Nanayakkara, menyebut fasilitas ini sebagai dorongan penting bagi penguatan strategi perusahaan.

“Pembiayaan ini semakin memperkuat kemampuan kami untuk memberdayakan UKM serta mempercepat berbagai inisiatif hijau kami,” ujarnya.

Sementara itu, Managing Director sekaligus Head of Investment Banking EMGA, Sajeev Chakkalakal, menegaskan bahwa transaksi ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek Sri Lanka.

“Kami senang dapat merampungkan transaksi ini dan mendukung visi CDB dalam memperluas pembiayaan UKM serta portofolio hijau di Sri Lanka,” katanya.

Managing Director EMGA lainnya, Jeremy Dobson, menyoroti momentum pemulihan ekonomi Sri Lanka yang mulai menunjukkan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Setelah periode penuh tantangan, Sri Lanka menunjukkan perbaikan kondisi yang memungkinkan EMGA memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat struktur pendanaan CDB,” ujarnya.

Dari pihak Swedfund, Investment Director Björn Areskog menegaskan fokus investasi mereka pada dampak sosial dan ekonomi.

“Kami berinvestasi untuk memperluas akses modal bagi UKM agar dapat tumbuh, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan layanan ekonomi lokal,” katanya.

Peran Strategis CDB dalam Pembiayaan UKM Sri Lanka

Citizens Development Business Finance PLC (CDB) merupakan salah satu lembaga keuangan nonbank terkemuka di Sri Lanka yang tercatat di Bursa Efek Kolombo. Perusahaan ini dikenal memiliki fokus pada pembiayaan berkelanjutan, transformasi digital, serta pemberdayaan sektor usaha kecil.

Dengan tambahan fasilitas pinjaman ini, CDB diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pembiayaan kepada pelaku UKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Sri Lanka. Selain itu, dana tersebut juga akan mendukung pengembangan portofolio hijau yang berfokus pada proyek ramah lingkungan.

Swedfund Dorong Investasi Berkelanjutan di Pasar Berkembang

Swedfund, sebagai lembaga pembiayaan pembangunan (Development Finance Institution/DFI) milik pemerintah Swedia, memiliki mandat untuk mengurangi kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di pasar berkembang.

Lembaga ini menyediakan pembiayaan jangka panjang dalam bentuk penyertaan modal, pinjaman, dan bantuan teknis. Sektor yang menjadi fokus utama meliputi lembaga keuangan, energi, serta bisnis berkelanjutan.

Dalam setiap investasinya, Swedfund menempatkan standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sebagai prioritas utama. Pendekatan ini bertujuan menciptakan dampak pembangunan jangka panjang sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

EMGA Perkuat Posisi di Pasar Negara Berkembang

EMGA yang berkantor di London dan New York dikenal sebagai penasihat keuangan yang membantu perusahaan dan lembaga keuangan memperoleh pendanaan dalam bentuk utang maupun ekuitas. Perusahaan ini memiliki tim multinasional dengan pengalaman panjang di pasar negara berkembang.

Sri Lanka menjadi salah satu pasar penting bagi EMGA dalam menjalankan strategi pembiayaan globalnya. Dengan rekam jejak di berbagai siklus ekonomi, EMGA terus memperkuat posisinya sebagai bank investasi spesialis yang berfokus pada pasar berkembang.

Dampak Transaksi terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Fasilitas pinjaman ini tidak hanya memperkuat struktur pendanaan CDB, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Akses pembiayaan yang lebih besar bagi UKM dapat mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, serta pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain itu, penguatan portofolio hijau juga sejalan dengan tren global menuju pembiayaan berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa sektor keuangan Sri Lanka mulai bergerak ke arah yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.

Dengan kolaborasi antara EMGA, CDB, dan Swedfund, transaksi ini menjadi contoh sinergi antara lembaga keuangan internasional dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di negara berkembang. Ke depan, skema pembiayaan serupa diperkirakan akan semakin penting dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Baca Juga “Danai Bisnis Nikel, Harum Energy (HRUM) Kantongi Pinjaman Afiliasi Rp2,67 Triliun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *