Harga Saham GOTO Hari Ini 6 Mei 2026

Harga Saham GOTO Hari Ini 6 Mei 2026 Bergerak Stabil di Tengah Penguatan IHSG

Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO bergerak stagnan pada sesi pertama perdagangan Bursa Efek Indonesia, Rabu, 6 Mei 2026. Pergerakan saham teknologi tersebut terjadi di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menghijau.

Berdasarkan data perdagangan RTI, saham GOTO bertahan di level Rp50 per saham hingga akhir sesi pertama. Saham sempat dibuka menguat satu poin ke level Rp51 sebelum kembali bergerak stabil.

Meski belum menunjukkan penguatan signifikan, aktivitas perdagangan saham GOTO tetap ramai dengan nilai transaksi ratusan miliar rupiah.

baca juga”Cara Batalkan Pinjaman Indodana Fintech dengan Aman

Saham GOTO Diperdagangkan di Kisaran Rp50 hingga Rp51

Pada perdagangan sesi pertama, saham GOTO bergerak dalam rentang sempit antara Rp50 hingga Rp51 per saham.

Volume Perdagangan Saham GOTO Masih Tinggi

Data perdagangan menunjukkan total frekuensi transaksi saham GOTO mencapai 29.872 kali.

Sementara itu, volume perdagangan tercatat sebanyak 32,8 juta saham dengan nilai transaksi harian sekitar Rp156,5 miliar.

Aktivitas tersebut menunjukkan minat investor terhadap saham teknologi masih cukup besar meski pergerakan harga cenderung terbatas.

Kinerja Saham GOTO Masih Tertekan Secara Tahunan

Berdasarkan data Google Finance, saham GOTO mengalami penurunan sekitar 10,71 persen dalam lima hari terakhir.

Secara year to date (YtD), saham GOTO juga tercatat melemah hingga 27,54 persen sejak awal 2026.

Tekanan terhadap saham teknologi masih dipengaruhi sentimen pasar global, pergerakan suku bunga, dan strategi profit taking investor.

IHSG Menguat di Tengah Pergerakan Saham Teknologi

Berbeda dengan saham GOTO yang stagnan, IHSG justru ditutup naik 0,65 persen ke level 7.102,72 pada sesi pertama perdagangan.

Mayoritas Saham Menguat

Sebanyak 377 saham tercatat menguat pada perdagangan siang hari.

Sementara itu:

  • 240 saham melemah
  • 194 saham bergerak stagnan

Total frekuensi perdagangan mencapai 1,49 juta transaksi dengan nilai perdagangan sekitar Rp10,5 triliun.

Sektor Teknologi Masih Menghijau

Sektor teknologi di Bursa Efek Indonesia tercatat naik 1,52 persen.

Selain teknologi, beberapa sektor lain yang menguat meliputi:

  • Sektor transportasi naik 2,28 persen
  • Sektor basic materials naik 1,98 persen
  • Sektor properti naik 1,42 persen
  • Sektor industri naik 1,36 persen

Sementara sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan signifikan sebesar 0,87 persen.

Danantara Resmi Jadi Pemegang Saham GOTO

Di tengah pergerakan saham yang stabil, pasar juga menyoroti kabar masuknya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara sebagai pemegang saham GOTO.

Klarifikasi terkait kabar tersebut disampaikan langsung oleh manajemen GoTo melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Danantara Disebut Membeli Saham Kurang dari 1 Persen

Manajemen GOTO menyebut Danantara membeli saham perseroan melalui pasar reguler dengan porsi kurang dari satu persen dari total saham beredar.

“Danantara telah membeli sejumlah saham Perseroan melalui Bursa dalam jumlah kurang dari 1 persen,” tulis manajemen GoTo dalam keterbukaan informasi.

Meski porsinya relatif kecil, langkah investasi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi pasar.

GoTo Sambut Positif Investasi Danantara

Perseroan menyatakan menyambut baik investasi yang dilakukan Danantara.

Menurut manajemen, masuknya investor institusi negara mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental bisnis dan prospek jangka panjang perusahaan.

GoTo juga menegaskan komitmennya untuk menjaga tata kelola perusahaan yang baik dan menjalankan bisnis secara berkelanjutan.

GoTo Pastikan Kepemilikan Saham Sudah Dilaporkan ke BEI

Manajemen GOTO memastikan seluruh laporan kepemilikan saham telah disampaikan sesuai ketentuan pasar modal Indonesia.

Pelaporan Pemegang Saham Dilakukan Sejak Maret 2026

GoTo menyebut laporan kepemilikan saham telah rutin dikirim ke Bursa Efek Indonesia sejak Maret 2026.

Pelaporan tersebut mencakup pemegang saham dengan porsi kepemilikan antara satu hingga lima persen.

Namun, data rinci pemegang saham hanya dapat diakses melalui pengumuman resmi Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

GoTo Tegaskan Tidak Ada Pemegang Saham Pengendali

Perseroan juga menegaskan saat ini tidak terdapat pihak yang masuk kategori pemegang saham utama atau pengendali.

Selain itu, GoTo mengaku belum menerima informasi terkait rencana tambahan investasi dari para pemegang saham, termasuk Danantara.

Saham GOTO Masih Jadi Perhatian Investor Teknologi

Sebagai salah satu emiten teknologi terbesar di Indonesia, saham GOTO masih menjadi perhatian utama investor pasar modal.

Pergerakan saham perusahaan kerap dipengaruhi sentimen sektor teknologi, strategi bisnis digital, hingga kondisi ekonomi makro global.

Masuknya Danantara sebagai investor turut menambah perhatian pasar terhadap arah bisnis dan prospek jangka panjang GoTo.

Dengan kapitalisasi besar dan ekosistem digital yang luas, saham GOTO diperkirakan masih akan menjadi salah satu saham teknologi paling aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2026.

baca juga”Indeks Kospi Cetak Rekor Tertinggi, Sentuh Level Segini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *