BRI Insurance Perkuat Perlindungan Asuransi bagi Pelaku Ekonomi Kreatif
PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) memperluas kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional melalui kerja sama strategis dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs). Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan asuransi yang lebih luas kepada pelaku usaha kreatif agar dapat menjalankan bisnis dengan rasa aman dan berkelanjutan.
Di tengah meningkatnya perkembangan industri kreatif di Indonesia, kebutuhan terhadap perlindungan usaha menjadi aspek penting yang tidak dapat diabaikan. Selain membutuhkan akses pembiayaan dan pasar yang lebih luas, pelaku ekonomi kreatif juga harus mampu mengelola berbagai risiko usaha, mulai dari kerusakan aset, gangguan operasional, hingga risiko lain yang dapat menghambat keberlangsungan bisnis.
Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, mengatakan kerja sama dengan Gekrafs menjadi langkah strategis perusahaan untuk menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan pelaku ekonomi kreatif. Menurutnya, kehadiran asuransi dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan usaha di tengah dinamika dunia bisnis yang terus berubah.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin ikut mengamankan masa depan para pelaku usaha kreatif di Indonesia dengan membangun kolaborasi strategis yang mendukung pertumbuhan serta ketahanan ekonomi,” ujar Budi.
baca juga”BI Rate Naik, Masyarakat Diprediksi Kurangi Kredit“
Kolaborasi BRI Insurance dan Gekrafs Dorong Keamanan Usaha Kreatif
Kerja sama antara BRI Insurance dan Gekrafs diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi anggota organisasi tersebut, tetapi juga mampu menjangkau pelaku ekonomi kreatif secara lebih luas di berbagai daerah Indonesia.
Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian, menyampaikan bahwa saat ini akses terhadap permodalan bagi pelaku usaha kreatif semakin berkembang. Namun, perlindungan terhadap pelaku dan aktivitas usaha mereka masih sering menjadi aspek yang kurang mendapat perhatian.
Menurut Kawendra, kehadiran BRI Insurance melalui kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para kreator, pelaku UMKM kreatif, dan pengusaha di sektor ekonomi kreatif sehingga mereka dapat lebih fokus menghasilkan karya dan mengembangkan usahanya.
“Permodalan kini semakin terbuka, tetapi perlindungan bagi para pelaku usaha juga menjadi hal yang sangat penting agar mereka memiliki rasa aman dalam menjalankan aktivitas bisnisnya,” kata Kawendra.
Sektor ekonomi kreatif sendiri memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Berbagai subsektor seperti kuliner, fesyen, kriya, desain, musik, film, hingga aplikasi digital terus menunjukkan perkembangan dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Dengan potensi yang besar tersebut, keberadaan perlindungan asuransi menjadi salah satu faktor yang dapat membantu menjaga kesinambungan bisnis ketika menghadapi risiko yang tidak terduga.
BRI Insurance Tingkatkan Literasi Asuransi untuk Pelaku Usaha Kreatif
Selain menyediakan produk perlindungan, BRI Insurance juga berkomitmen meningkatkan literasi asuransi kepada masyarakat, terutama pelaku ekonomi kreatif. Edukasi ini dinilai penting agar pelaku usaha memahami manfaat perlindungan risiko sebagai bagian dari strategi pengelolaan bisnis jangka panjang.
Budi menjelaskan bahwa risiko usaha dapat terjadi kapan saja dan berpotensi menimbulkan kerugian finansial yang tidak kecil. Oleh karena itu, kesadaran untuk memiliki perlindungan asuransi perlu terus ditingkatkan agar pelaku usaha lebih siap menghadapi berbagai tantangan.
Melalui berbagai inovasi layanan dan program edukasi, BRI Insurance berupaya menghadirkan solusi perlindungan yang mudah diakses serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
Kerja sama dengan Gekrafs juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat perannya sebagai mitra terpercaya dalam menyediakan solusi perlindungan yang andal. Ke depan, sinergi antara industri asuransi dan pelaku ekonomi kreatif diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang lebih tangguh, inovatif, dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
baca juga”PLTS Koperasi Merah Putih di Pulau Sembur Segera Rampung“