PEMKAB DOMPU SIAPKAN PINJAMAN KE PT SMI UNTUK ATASI KRISIS AIR BERSIH
RENCANA PINJAMAN DAERAH MASIH DALAM TAHAP KOORDINASI
Pemerintah Kabupaten Dompu tengah menyiapkan rencana pinjaman daerah sebesar Rp70 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur. Dana tersebut direncanakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, khususnya sektor air bersih yang selama ini menjadi persoalan utama di wilayah tersebut.
Baca Juga “[HOAKS] Koperasi Merah Putih Buka Program Pinjaman Tanpa Bunga“
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, menjelaskan bahwa hingga kini proses pinjaman belum dijalankan. Pemerintah daerah masih berada pada tahap komunikasi intensif dengan pihak PT SMI melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD).
Ia menegaskan bahwa seluruh persyaratan administrasi dan teknis harus dipenuhi sebelum pinjaman dapat direalisasikan.
KRISIS AIR BERSIH JADI PRIORITAS PEMBANGUNAN
Rencana pembiayaan ini dilatarbelakangi oleh persoalan air bersih yang belum terselesaikan secara optimal di Dompu selama puluhan tahun. Keterbatasan infrastruktur dan dukungan anggaran membuat pelayanan air bersih belum menjangkau seluruh masyarakat.
Menurut Bambang, langkah pinjaman ini menjadi strategi penting untuk mempercepat pembangunan sektor tersebut. Ia menilai tanpa terobosan kebijakan, masalah air bersih akan terus berlarut.
“Kita harus berani mengambil langkah perubahan. Jika tidak, kondisi ini akan terus terjadi,” ujarnya.
KETERBATASAN ANGGARAN HAMBAT DUKUNGAN KE PDAM
Selama ini, pemerintah daerah mengakui belum mampu memberikan dukungan maksimal kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih.
Kondisi tersebut berdampak pada berbagai persoalan teknis di lapangan. Salah satunya adalah temuan air produksi PDAM di Kecamatan Woja yang dilaporkan berbau tidak sedap dan mengandung kotoran.
Masalah ini memperkuat urgensi percepatan investasi di sektor air bersih. Pemerintah daerah menilai pembiayaan melalui pinjaman menjadi salah satu opsi realistis untuk mengatasi keterbatasan fiskal.
PROSES HARUS MELALUI PERSETUJUAN DPRD
Bambang menegaskan bahwa rencana pinjaman tidak dilakukan secara sepihak oleh eksekutif. Seluruh proses harus melalui pembahasan bersama DPRD sebagai bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Ia mengungkapkan bahwa pimpinan DPRD Dompu telah melakukan kunjungan langsung ke PT SMI untuk mempelajari skema pembiayaan serta memastikan kelayakan program.
Langkah ini bertujuan membangun kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan legislatif sebelum keputusan final diambil.
“Ini bukan hanya keinginan pemerintah, tetapi harus menjadi keputusan bersama demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.
PERAN PT SMI DALAM PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR DAERAH
PT SMI merupakan badan usaha milik negara yang berfokus pada pembiayaan proyek infrastruktur, termasuk di tingkat daerah. Skema pinjaman dari lembaga ini sering dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada APBD.
Dalam beberapa tahun terakhir, PT SMI telah mendukung berbagai proyek strategis, seperti penyediaan air bersih, sanitasi, jalan, hingga fasilitas publik lainnya di berbagai wilayah Indonesia.
Skema pembiayaan ini biasanya mensyaratkan kelayakan proyek, kemampuan fiskal daerah, serta komitmen pengelolaan yang transparan.
HARAPAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAN KESEJAHTERAAN
Pemerintah Kabupaten Dompu berharap pinjaman ini dapat segera terealisasi setelah seluruh persyaratan terpenuhi. Jika berjalan sesuai rencana, proyek air bersih diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara signifikan.
Akses air bersih yang memadai tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga produktivitas dan kesejahteraan warga.
PENUTUP: LANGKAH STRATEGIS PERLU DIIRINGI PENGAWASAN
Rencana pinjaman ke PT SMI mencerminkan upaya pemerintah daerah mencari solusi atas keterbatasan anggaran. Namun, implementasinya tetap membutuhkan pengawasan ketat agar tidak menimbulkan risiko fiskal di masa depan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan lembaga pembiayaan menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan perencanaan yang matang dan transparansi, langkah ini berpotensi menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan air bersih di Dompu.
Baca Juga “NewtekOne alihkan originasi pinjaman C&I ke anak perusahaan bank“