<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pindar Archives - optivara.id</title>
	<atom:link href="https://optivara.id/tag/pindar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://optivara.id/tag/pindar/</link>
	<description>Panduan Cerdas Mengelola Keuangan &#38; Solusi Finansial</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Aug 2026 12:28:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>
	<item>
		<title>Pakar Keuangan Ungkap Tips Sebelum Ajukan Pinjaman di Pindar</title>
		<link>https://optivara.id/pakar-keuangan-ungkap-tips-sebelum-ajukan-pinjaman-di-pindar/</link>
					<comments>https://optivara.id/pakar-keuangan-ungkap-tips-sebelum-ajukan-pinjaman-di-pindar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 12:28:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Manajemen Utang & Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[Pakar Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pindar]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://optivara.id/?p=488</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pakar Keuangan Bagikan Panduan Sebelum Ajukan Pinjaman Pindar Pinjaman daring atau pindar menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk memperoleh dana dalam waktu relatif cepat. Fasilitas ini juga kerap digunakan untuk menjaga konsumsi dan arus kas ketika kebutuhan muncul sebelum pemasukan tersedia. Namun, kemudahan pencairan dana tidak berarti pengajuan pinjaman dapat dilakukan tanpa perhitungan. Perencana Keuangan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://optivara.id/pakar-keuangan-ungkap-tips-sebelum-ajukan-pinjaman-di-pindar/">Pakar Keuangan Ungkap Tips Sebelum Ajukan Pinjaman di Pindar</a> appeared first on <a href="https://optivara.id">optivara.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pakar Keuangan Bagikan Panduan Sebelum Ajukan Pinjaman Pindar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pinjaman daring atau pindar menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk memperoleh dana dalam waktu relatif cepat. Fasilitas ini juga kerap digunakan untuk menjaga konsumsi dan arus kas ketika kebutuhan muncul sebelum pemasukan tersedia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kemudahan pencairan dana tidak berarti pengajuan pinjaman dapat dilakukan tanpa perhitungan. Perencana Keuangan Profesional Rista Zwestika mengingatkan calon peminjam agar memahami seluruh kewajiban sebelum mengambil utang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://keuangan.kontan.co.id/news/smbc-indonesia-rampungkan-pengalihan-aset-pinjaman-ke-btn">SMBC Indonesia Rampungkan Pengalihan Aset Pinjaman ke BTN</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesan tersebut disampaikan Rista dalam Peluncuran Kampanye Transparansi AdaKami, Kamis (13/8/2026). Menurut dia, calon peminjam perlu menghitung kemampuan membayar sejak sebelum pengajuan dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hitung Total Pinjaman dan Kewajiban Pengembalian</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rista menempatkan total kewajiban pembayaran sebagai hal pertama yang perlu diperhatikan. Calon peminjam harus mengetahui jumlah dana yang diterima dan nominal yang wajib dikembalikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai contoh, peminjam yang mengambil dana Rp5 juta perlu menghitung total pembayaran sesuai tenor yang dipilih. Perhitungan tersebut membantu peminjam memahami beban utang secara nyata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau kamu pinjam, totalnya berapa sih yang harus dikembalikan?&#8221; kata Rista dalam acara tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, calon peminjam tidak seharusnya hanya mempertimbangkan nominal dana yang cair. Biaya dan kewajiban yang muncul setelah pencairan juga harus menjadi bagian dari pertimbangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuaikan Tenor dan Jadwal Cicilan dengan Pendapatan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain total pinjaman, tenor menjadi faktor penting sebelum seseorang mengambil pinjaman. Tenor menentukan jangka waktu pelunasan, termasuk besarnya cicilan yang perlu disiapkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rista menyarankan calon peminjam memperhatikan apakah jatuh tempo sesuai dengan siklus penerimaan pendapatan. Jadwal pembayaran yang tidak selaras dengan tanggal gajian dapat meningkatkan tekanan terhadap arus kas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Apakah jatuh temponya sebelum gajian? Atau jatuh temponya sesudah gajian?&#8221; ujar Rista.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, peminjam perlu membuat simulasi pembayaran berdasarkan pendapatan dan pengeluaran rutin. Langkah tersebut membantu memastikan cicilan tidak mengganggu kebutuhan utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perhatikan Bunga dan Risiko Gagal Bayar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Besaran bunga juga harus diperiksa sebelum pengajuan. Rista mengingatkan agar calon peminjam memahami biaya pinjaman dan membandingkannya dengan pokok dana yang diterima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Rista, bunga sebaiknya tidak lebih besar daripada pokok pinjaman. Pemahaman terhadap total biaya dapat membantu calon peminjam menghindari keputusan berdasarkan kebutuhan dana jangka pendek semata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Risiko gagal bayar juga perlu diperhitungkan sejak awal. Peminjam harus memahami konsekuensi apabila tidak mampu memenuhi kewajiban sesuai jadwal.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>&#8220;Jadi banyak hal yang harus kita perhatikan sebelum berutang.</mark>&nbsp;Nggak asal main cepat cair, nggak asal main pengen banyak,&#8221; tutur Rista.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Utang Sebaiknya Tidak Melebihi 30 Persen Pendapatan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rista menjelaskan bahwa utang berada pada bagian dasar piramida perencanaan keuangan. Sebelum mengambil pinjaman, seseorang perlu memastikan kondisi keuangannya sudah dikelola dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah kebutuhan pengelolaan keuangan terpenuhi, seseorang dapat mempersiapkan mitigasi risiko dan mengembangkan aset. Perencanaan tersebut juga dapat mencakup persiapan warisan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rista menegaskan jumlah utang sebaiknya tidak melebihi 30 persen dari pendapatan. Batas tersebut menjadi salah satu acuan untuk menjaga agar kewajiban pembayaran tidak terlalu membebani keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi utang itu ada di formulasi bagian bawah,&#8221; tegas Rista.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan Pindar Banyak untuk Kebutuhan Konsumsi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rista juga memaparkan data mengenai penggunaan pindar di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang disampaikan dalam acara tersebut, jumlah akun pengguna pinjaman daring mencapai 146,5 juta pada 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nilai pinjaman yang masih berjalan atau outstanding disebut mencapai Rp105,14 triliun per Juni 2026. Angka tersebut menunjukkan besarnya aktivitas pembiayaan melalui layanan pinjaman daring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">OJK sendiri menggunakan istilah Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi atau LPBBTI untuk industri tersebut. Sampai 31 Maret 2026, terdapat 95 penyelenggara LPBBTI yang berizin OJK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">OJK juga mengimbau masyarakat menggunakan layanan dari penyelenggara yang telah memiliki izin. Status izin penyelenggara dapat diperiksa melalui kanal resmi OJK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data yang dipaparkan Rista, penggunaan pindar antara lain untuk pembelian barang dengan cicilan sebesar 23,02 persen. Kebutuhan mendesak menyumbang 21,77 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, belanja kebutuhan sehari-hari mencapai 17,73 persen. Penggunaan untuk diskon dan promosi tercatat sebesar 12,13 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pinjaman daring tidak hanya digunakan untuk kebutuhan produktif. Sebagian pengguna memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan kebutuhan yang bersifat mendesak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Edukasi Peminjam Dinilai Penting untuk Cegah Gagal Bayar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rista menilai tingginya penggunaan pindar perlu diimbangi pemahaman mengenai kewajiban dan risiko pinjaman. Kurangnya pemahaman dapat membuat seseorang mengambil utang tanpa memperhitungkan kemampuan pembayaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan angka tinggi ini, ternyata gagal bayarnya juga cukup tinggi,&#8221; kata Rista.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan tersebut sejalan dengan perhatian regulator terhadap kemampuan keuangan calon penerima dana. OJK sebelumnya menegaskan bahwa proses analisis pendanaan perlu mempertimbangkan kemampuan keuangan penerima dana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, ketentuan OJK mengatur transparansi mengenai manfaat ekonomi pendanaan. Komponen tersebut dapat mencakup bunga, biaya administrasi, komisi, biaya platform, dan biaya lain sesuai ketentuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyedia Pindar Perlu Memperkuat Edukasi dan Seleksi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Brand Manager PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) Jonathan Kriss mengatakan edukasi pengguna menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko gagal bayar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Jonathan, materi edukasi perlu disesuaikan dengan tingkat pemahaman pengguna. Pendekatan untuk kelompok yang sudah memahami produk keuangan dapat berbeda dengan edukasi bagi pengguna yang masih membutuhkan pengetahuan dasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Spektrum edukasi tidak bisa berhenti,&#8221; ujar Jonathan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain edukasi, penyedia layanan juga melakukan pemetaan risiko untuk mengukur kemampuan bayar pengguna. Jonathan mengatakan AdaKami tidak menyetujui seluruh pengajuan pinjaman yang masuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, penolakan pengajuan bahkan menjadi salah satu keluhan yang banyak diterima perusahaan. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses seleksi dan pengelolaan risiko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perhitungan Matang Menjadi Kunci Sebelum Berutang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pinjaman daring dapat membantu memenuhi kebutuhan tertentu ketika digunakan secara terukur. Namun, kecepatan pencairan tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan sebelum mengambil pinjaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Calon peminjam perlu menghitung total kewajiban, memahami tenor, menyesuaikan jatuh tempo dengan pendapatan, serta memperhitungkan bunga dan risiko gagal bayar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memeriksa legalitas penyelenggara juga penting sebelum mengajukan pinjaman. OJK mencatat terdapat 95 penyelenggara LPBBTI berizin per 31 Maret 2026 dan mengimbau masyarakat menggunakan layanan yang telah berizin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan perhitungan tersebut, keputusan mengambil pinjaman dapat dibuat berdasarkan kemampuan keuangan, bukan sekadar kebutuhan memperoleh dana secara cepat. Prinsip utamanya adalah memastikan utang tetap berada dalam batas yang dapat dikelola dan dilunasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://id.investing.com/news/stock-market-news/bankbank-terbesar-brasil-kurangi-pinjaman-berisiko-di-tengah-kekhawatiran-utang-93CH-3047727">Bank-bank terbesar Brasil kurangi pinjaman berisiko di tengah kekhawatiran utang</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://optivara.id/pakar-keuangan-ungkap-tips-sebelum-ajukan-pinjaman-di-pindar/">Pakar Keuangan Ungkap Tips Sebelum Ajukan Pinjaman di Pindar</a> appeared first on <a href="https://optivara.id">optivara.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://optivara.id/pakar-keuangan-ungkap-tips-sebelum-ajukan-pinjaman-di-pindar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
